Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Empat Desa di Cililin
INFO BANDUNG BARAT — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 15.00 WIB menyebabkan banjir, pergeseran tanah, dan longsor di sejumlah titik.
Di Desa Mukapayung, luapan air dari aliran Sungai Curugan Gunung Putri merendam kawasan wisata Curugan dan beberapa petak sawah warga. Aktivitas wisata sempat terhenti dan wilayah sekitar aliran sungai dilaporkan tergenang akibat debit air meningkat dalam waktu singkat.
Di Desa Kidangpananjung, pergeseran tanah skala kecil menyebabkan akses jalan di Kampung Walahir terputus. Material tanah menutup jalur sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Aparat mengimbau warga sekitar tetap waspada karena kondisi tanah masih labil setelah hujan deras.
Dampak lebih besar terjadi di Desa Karyamukti. Turap penahan tanah (TPT) milik SMK Suryapertiwi dilaporkan roboh dan menimpa rumah seorang warga bernama Otang. Di kampung lain, yakni Cimanong dan Cipeucang, longsor juga menimpa sedikitnya lima rumah milik warga. Sejumlah rumah mengalami kerusakan pada bagian dinding dan fondasi, sementara petugas meminta warga yang tinggal di lereng untuk siaga menghadapi potensi longsor susulan.
Sementara itu, Desa Nanggerang dilaporkan terisolasi setelah tanah bergeser dan menutup akses utama di Kampung Bangsaya. Jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Pemerintah desa bersama aparat masih menunggu hasil kaji cepat untuk menentukan langkah pembukaan akses.

Hingga saat ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Kerugian materi masih dalam pendataan aparat. Polsek Cililin menyatakan akan menyampaikan perkembangan terbaru penanganan bencana kepada jajaran terkait dan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.***
Reporter: Gilang Rubiansyah
Penulis & Editor: Ayu Diah Nur’azizah