38°C
15/01/2026
Berita Daerah

Bupati Jeje Tinjau Sekolah, Targetkan Ruang Kelas Layak dan Inklusif di Seluruh Bandung Barat

  • Januari 13, 2026
  • 2 min read
Bupati Jeje Tinjau Sekolah, Targetkan Ruang Kelas Layak dan Inklusif di Seluruh Bandung Barat

INFO BANDUNG BARAT — Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail meninjau langsung sejumlah sekolah yang telah selesai diperbaiki sepanjang tahun 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengevaluasi kualitas sarana pendidikan dan memastikan fasilitas belajar layak bagi para siswa.

“Ya, hari ini saya meninjau langsung sekolah-sekolah yang telah selesai diperbaiki di tahun 2025. Salah satunya di sini, di SMPN 1 Cisarua. Jadi total itu ada 82 ruang kelas SD dan 16 ruang kelas SMP,” kata Jeje saat meninjau lokasi. Ia menekankan bahwa perbaikan ruang kelas bukan sekadar soal fisik bangunan, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi anak-anak.

Meski banyak sekolah telah diperbaiki, Jeje mengakui masih terdapat sejumlah sekolah lain yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan data pemerintah daerah, masih banyak ruang kelas dengan kondisi rusak berat, sedang, maupun ringan. Untuk itu, program perbaikan akan terus berlanjut pada tahun 2026. “Insya Allah di 2026 akan kita lanjutkan untuk perbaikan ruang kelas di seluruh kawasan Bandung Barat. Ini komitmen dari pemerintah untuk memberikan ruang kelas yang layak supaya belajarnya lebih nyaman,” ujarnya.

Pemerintah daerah menyiapkan anggaran sekitar Rp25 miliar untuk perbaikan ruang kelas. Perbaikan dilakukan secara bertahap berdasarkan klasifikasi tingkat kerusakan. Pada 2025, fokus utama adalah ruang kelas yang mengalami rusak berat, sementara kerusakan ringan akan diperbaiki secara bertahap. Jeje menambahkan bahwa jarak antar-sekolah juga memengaruhi perencanaan anggaran dan prioritas perbaikan.

Selain aspek fisik, Jeje menekankan pentingnya peran sekolah dan siswa dalam menjaga fasilitas yang sudah diperbaiki. Menurutnya, beberapa fasilitas yang baru selesai diperbaiki sudah ada yang mengalami kerusakan kembali. Oleh karena itu, edukasi tentang perawatan sarana pendidikan menjadi bagian penting dari program ini, agar hasil perbaikan dapat bertahan lebih lama.

Dalam peninjauan tersebut, Jeje juga menyoroti fasilitas ramah disabilitas yang telah disediakan di beberapa sekolah. Fasilitas ini bertujuan untuk memastikan lingkungan pendidikan lebih inklusif, sehingga semua siswa, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus, dapat belajar dengan nyaman. Pemerintah daerah menargetkan agar fasilitas serupa tersedia di seluruh sekolah di Bandung Barat pada tahun-tahun mendatang.

Dengan fokus pada perbaikan ruang kelas, penyediaan fasilitas ramah disabilitas, dan perhatian terhadap pemeliharaan fasilitas, Bupati Jeje menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan belajar, tetapi juga mendorong kualitas pendidikan yang lebih baik di seluruh Kabupaten Bandung Barat.***

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *