38°C
05/05/2026
Berita Daerah

Bandung Barat Mantapkan Langkah Antikorupsi Lewat Komitmen Bersama Aparatur Desa

  • November 4, 2025
  • 2 min read
Bandung Barat Mantapkan Langkah Antikorupsi Lewat Komitmen Bersama Aparatur Desa

INFO BANDUNG BARAT — Upaya membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Melalui kegiatan Diseminasi Hilirisasi Penguatan Pemberantasan Korupsi serta penandatanganan Dokumen Komitmen Bersama Antikorupsi Aparatur Desa, KBB menegaskan keseriusannya dalam menanamkan budaya integritas dari tingkat desa hingga ke tingkat kabupaten.

Acara yang digelar di Ballroom Hotel Novena, Lembang, Kamis (30/10/2025) ini diprakarsai oleh Inspektorat Daerah KBB. Momentum tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan aparatur desa untuk memperkuat langkah pencegahan korupsi secara berkelanjutan.

Kepala Inspektorat Daerah KBB, Yadi Azhar, menuturkan bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dari kesadaran individu aparatur. Menurutnya, membangun pemerintahan yang bersih bukan hanya urusan lembaga penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh aparatur negara.

“Integritas tidak bisa dibentuk hanya lewat aturan, tapi harus menjadi bagian dari budaya kerja setiap aparatur, terutama di desa yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ungkap Yadi.

Ia menegaskan, penandatanganan dokumen komitmen tersebut bukanlah seremoni formalitas, tetapi simbol pengingat moral agar setiap aparatur tetap berpegang pada prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya.

Dalam kesempatan itu, Inspektorat juga menyoroti pentingnya memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan instansi penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan. Kolaborasi ini dianggap strategis dalam meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengawasan terhadap potensi penyimpangan.

“Kami ingin membangun pendekatan yang lebih edukatif dan preventif. Aparatur perlu dibimbing agar memahami risiko dan konsekuensi dari perilaku koruptif,” tambahnya.

Yadi juga menekankan bahwa desa memegang peranan sentral dalam upaya membangun pemerintahan yang berintegritas. Dengan desa yang kuat dan bersih, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah diyakini akan meningkat.

“Desa adalah garda terdepan pelayanan publik. Jika nilai-nilai integritas tumbuh di sana, maka Bandung Barat akan menjadi daerah yang lebih kuat dan dipercaya,” ujarnya.

Inspektorat Daerah berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi seluruh aparatur pemerintahan untuk menjadikan nilai amanah dan antikorupsi sebagai pedoman dalam setiap tindakan. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui semangat “Bandung Barat Amanah” berkomitmen menjadikan pemerintahan yang bersih dan beretika sebagai kenyataan, bukan sekadar cita-cita.*** Diskominfotik.

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *