38°C
16/01/2026
Edukasi

Mencuci Piring Saat Badai Petir: Kebiasaan Sepele yang Bisa Berujung Fatal

  • Januari 14, 2026
  • 2 min read
Mencuci Piring Saat Badai Petir: Kebiasaan Sepele yang Bisa Berujung Fatal

INFO BANDUNG BARAT — Di tengah musim hujan, banyak orang tetap melakukan aktivitas rumah tangga sehari-hari tanpa banyak pertimbangan, termasuk mencuci piring. Padahal, cuaca hujan kerap disertai petir, dan kebiasaan sederhana ini ternyata memiliki risiko tinggi bagi keselamatan.

Petir tidak harus menyambar rumah secara langsung untuk menimbulkan bahaya. Sambaran pada tanah atau saluran pipa di sekitar rumah dapat menghantarkan listrik ke dalam bangunan melalui sistem perpipaan.

Pipa air, terutama yang terbuat dari logam, merupakan penghantar listrik yang sangat baik. Muatan listrik dari luar rumah dapat mengalir hingga ke keran dapur. Pipa berbahan plastik atau PVC pun tidak sepenuhnya aman karena air yang mengalir di dalamnya mengandung mineral yang tetap mampu menghantarkan arus listrik. Dengan demikian, baik pipa logam maupun plastik memiliki potensi risiko saat terjadi badai petir.

Saat mencuci piring, tangan bersentuhan langsung dengan air dan permukaan logam, seperti keran atau wastafel. Jika terjadi lonjakan listrik akibat petir, tubuh manusia dapat menjadi jalur tercepat menuju tanah. Dampaknya bisa serius, mulai dari sengatan listrik, luka bakar, gangguan irama jantung, hingga henti jantung.

Kasus cedera akibat petir melalui instalasi rumah tangga tercatat di berbagai negara. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mencatat bahwa sekitar sepertiga cedera akibat petir justru terjadi di dalam ruangan. Temuan ini membuktikan bahwa dinding rumah bukan perlindungan mutlak saat seseorang bersentuhan dengan air atau benda penghantar listrik.

Untuk meminimalkan risiko, sebaiknya menunda mencuci piring atau aktivitas lain yang melibatkan air, menghindari mandi atau penggunaan pancuran saat badai petir, serta menunggu setidaknya 30 menit setelah guntur terakhir terdengar sebelum kembali beraktivitas.

Ahli fisika dari Universitas Nottingham Trent menegaskan bahwa air dan logam dapat mengalami pemanasan ekstrem saat terkena petir, yang berpotensi menyebabkan luka bakar parah hingga gangguan jantung. Penangkal petir memang membantu, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan risiko.

Mencuci piring mungkin tampak sepele, tetapi saat badai petir, kebiasaan ini dapat membahayakan nyawa. Menunda sejenak jauh lebih bijak daripada mempertaruhkan keselamatan.***


Penulis: Anggie Baeduri Aulia R

Editor: Ayu Diah Nur’azizah

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *