38°C
03/02/2026
Edukasi

Perpanjangan Rute Commuter Line Bandung Raya ke Cicalengka sebagai Upaya Peningkatan Aksesibilitas Transportasi Publik

  • Februari 2, 2026
  • 2 min read
Perpanjangan Rute Commuter Line Bandung Raya ke Cicalengka sebagai Upaya Peningkatan Aksesibilitas Transportasi Publik

INFO BANDUNG BARAT — PT KAI Commuter mulai 1 Februari 2026 resmi memperpanjang layanan Commuter Line Bandung Raya hingga Stasiun Cicalengka, sebuah kebijakan yang dilakukan bersamaan dengan penyesuaian Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA). Dalam pemberitaan Kompas.com, dijelaskan bahwa perpanjangan rute ini ditujukan untuk memperluas jangkauan transportasi rel di kawasan Bandung Raya, terutama wilayah Bandung Timur yang selama ini memiliki ketergantungan tinggi terhadap perjalanan menuju pusat kota.

Perubahan layanan tersebut mencakup penyesuaian rute dan nomor perjalanan kereta. Perjalanan KA 398 yang sebelumnya hanya melayani relasi Padalarang–Kiaracondong kini diubah menjadi KA 398A Padalarang–Cicalengka, sehingga perjalanan kereta komuter dapat menjangkau wilayah timur Bandung pada jam malam. Pada saat yang sama, perjalanan KA 399 Kiaracondong–Padalarang ditiadakan dan digantikan oleh KA 357 Cicalengka–Padalarang agar kesinambungan layanan pulang-pergi tetap terjaga.

Kebijakan perpanjangan rute ini tidak hanya bersifat teknis operasional, tetapi juga berkaitan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat. Dalam kajian mengenai sistem transportasi perkotaan yang dibahas dalam Jurnal Transportasi Multimoda (2020), disebutkan bahwa perluasan layanan kereta komuter ke wilayah pinggiran kota berperan penting dalam meningkatkan konektivitas spasial dan mengurangi ketimpangan akses transportasi antara pusat kota dan daerah penyangga.

Dari sisi tarif, meskipun jarak tempuh bertambah hingga sekitar 42 kilometer dari Padalarang ke Cicalengka, harga tiket Commuter Line Bandung Raya tetap dipertahankan pada kisaran terjangkau karena mendapat subsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO). Konsep subsidi transportasi publik ini, sebagaimana dijelaskan dalam Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota (2019), merupakan instrumen kebijakan negara untuk menjamin hak mobilitas warga sekaligus mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum massal.

Akses layanan bagi penumpang juga didukung oleh sistem digital. Tiket Commuter Line Bandung Raya dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI sejak tujuh hari sebelum keberangkatan, sehingga penumpang memiliki kepastian jadwal dan kemudahan perencanaan perjalanan. Digitalisasi ini dinilai sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan transportasi publik berbasis rel.

Secara lebih luas, perpanjangan layanan Commuter Line Bandung Raya hingga Cicalengka menunjukkan penguatan peran transportasi rel komuter dalam sistem mobilitas perkotaan berkelanjutan. Dalam buku Transportasi Perkotaan Berkelanjutan (2016), dijelaskan bahwa kereta komuter memiliki keunggulan dalam kapasitas angkut, efisiensi energi, serta kontribusi terhadap pengurangan kemacetan dan emisi karbon di wilayah metropolitan. Oleh karena itu, kebijakan ini tidak hanya berdampak pada kemudahan perjalanan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembangunan transportasi publik di Bandung Raya.***

About Author

Ayu Diah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *