Warga Digegerkan oleh Pria Tergantung di Flyover Cimindi. Begini Kronologinya!
INFO BANDUNG BARAT — Warga di sekitar perbatasan Kota Bandung dan Kota Cimahi digegerkan oleh penemuan jasad seorang pria yang tergantung di pembatas jembatan Flyover Cimindi pada Jumat (28/6/2024) sekitar pukul 06.45 WIB. Peristiwa tersebut mendadak viral setelah foto dan video amatir yang merekam kejadian tersebut tersebar luas di berbagai platform media sosial.
Berdasarkan dokumentasi visual yang beredar, pria tersebut tampak mengenakan pakaian serba hitam, berupa jaket (hoodie) dan celana panjang. Posisi jasad yang menggantung di fasilitas publik ini langsung menyedot perhatian para pengguna jalan yang melintas, hingga sempat menimbulkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.
Penanganan Kasus Dialihkan ke Polrestabes Bandung
Saat dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Kanit Resum Satreskrim Polres Cimahi, Ipda Egi, membenarkan adanya peristiwa penemuan jasad tersebut. Namun, proses hukum dan penanganan perkara kini didelegasikan ke kesatuan tetangga karena kendala lokus delikti (lokasi kejadian).
“Iya betul, penanganan pria yang tergantung itu diambil alih Polrestabes Bandung karena wilayahnya masuk ke Kecamatan Andir, Kota Bandung,” kata Ipda Egi.
Proses evakuasi jasad dimulai sekitar pukul 07.25 WIB oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Kepolisian Sektor (Polsek) setempat, tim Inafis, Palang Merah Indonesia (PMI), Redkar, serta relawan kemanusiaan lainnya. Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung juga turut menerjunkan satu unit tim rescue untuk membantu proses pengangkatan jasad dari struktur jembatan.
Kondisi Jasad dan Temuan Surat Wasiat di TKP
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal saat evakuasi berlangsung, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Petugas mendapati bagian mata dan mulut korban dalam keadaan tertutup rapat oleh lakban hitam.
Di sekitar lokasi penemuan, polisi juga mengamankan sebuah potongan kardus misterius yang berisi pesan tertulis. Pesan tersebut memuat amanat terakhir yang meminta agar jasad korban diantarkan ke tempat orang tuanya bekerja.
Lantaran petugas tidak menemukan dokumen kependudukan atau identitas resmi apa pun di pakaian korban, polisi langsung membawa jasad pria tersebut ke Rumah Sakit Sartika Asih pada pukul 09.30 WIB guna menjalani proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut melalui sidik jari.
Munculnya Dokumen Digital Berisi Curahan Hati
Tak lama setelah evakuasi selesai, jagat maya kembali dikejutkan dengan beredarnya sebuah tautan (link) Google Drive yang diduga kuat milik korban. Dokumen digital tersebut berisi catatan panjang mengenai curahan hati (curhat) perjalanan hidup korban, mulai dari masa kanak-kanak hingga dinamika yang ia hadapi selama mengeyam pendidikan di perguruan tinggi.
Dalam catatan tersebut, penulis mengaku kerap menghabiskan waktu beberapa minggu terakhir untuk merenungi rentetan tragedi dan peristiwa hidupnya yang dirasa tidak masuk akal.
“Selama beberapa minggu terakhir aku merenung, what’s wrong with me? And here is I have the answer (maybe). Sepertinya semua ini berawal dari aku kecil,” tulisnya dalam dokumen tersebut.
Dokumen itu juga menceritakan pengalaman traumatik yang pernah dialaminya di masa lalu, termasuk tindakan perundungan (bullying) serta ejekan bernada suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) oleh lingkungan sekitarnya. Tautan Google Drive tersebut diduga valid milik korban karena sempat disematkan langsung pada kolom bio akun Instagram pribadinya sebelum kejadian.
Akun Media Sosial Banjir Ucapan Belasungkawa
Seiring menyebarnya identitas digital yang diduga milik korban, netizen berbondong-bondong mengunjungi akun Instagram pribadi pria tersebut. Kolom komentar unggahan terakhirnya langsung dibanjiri ucapan duka cita mendalam dari masyarakat, termasuk dari sejumlah figur publik.
“Rest in peace, may you find your light,” tulis kreator konten @nessijudge.
“Aku ga kenal tp pas baca gdrive nya sedih bgt :(,” tulis akun @safaaapp_.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan rilis resmi mengenai penyebab pasti serta motif di balik kematian pria di Flyover Cimindi tersebut. Penyidik dari Polrestabes Bandung masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan, memeriksa saksi, dan menunggu hasil medis resmi demi mengungkap tabir di balik peristiwa tragis ini.