Bakteri E-Coli dan Sianida Ditemukan dalam Sampel Keracunan Massal Siswa SDN Gandasari Bandung Barat
INFO BANDUNG BARAT — Hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan muntahan korban keracunan massal di SDN Gandasari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), resmi dirilis. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya kontaminasi bakteri patogen dan zat kimia berbahaya pada hidangan yang dikonsumsi para siswa. Insiden keracunan itu sendiri menimpa ratusan siswa usai menyantap makanan dalam acara pelepasan siswa kelas 6 pada Selasa (25/6/2024) lalu.
Berdasarkan data Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Jawa Barat yang diterima redaksi Info Bandung Barat, unsur mikrobiologi dan toksikologi menjadi penyebab utama para siswa mengalami gejala keracunan seperti pusing, mual, dan muntah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Deni Achmad, mengonfirmasi bahwa bakteri Escherichia coli (E. coli) ditemukan pada sumber air yang digunakan oleh pihak penyelenggara untuk mengolah makanan.
“Dari hasil mikrobiologi, ternyata terdapat bakteri Escherichia coli (E. coli) di air yang digunakan untuk masak nasi dan ayamnya,” ungkap Deni Achmad kepada Info Bandung Barat.
Temuan Zat Kimia Sianida dan Nitrit
Dalam proses penyelidikan, petugas mengambil sejumlah sampel untuk diuji secara klinis. Sampel tersebut di antaranya adalah nasi, ayam tepung, saus sambal, saus tomat, ayam marinasi, air yang dipergunakan untuk memasak, hingga sampel muntahan dari salah satu korban.
Selain mendeteksi bakteri E. coli pada air bersih untuk memasak nasi dan ayam tepung, tim laboratorium juga dikejutkan dengan hasil uji toksikologi. Petugas menemukan kandungan zat kimia berbahaya berupa Sianida pada sampel muntahan korban. Tidak hanya itu, kandungan zat kimia Nitrit juga terdeteksi menkontaminasi sampel air bersih di lokasi tersebut.
Hingga saat ini, pihak terkait masih terus melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap kondisi kesehatan para siswa SDN Gandasari yang menjadi korban, serta mendalami bagaimana zat-zat berbahaya tersebut dapat mencemari bahan makanan acara perpisahan sekolah.