Pasanggiri Mojang Jajaka Bandung Barat 2025: Cermin Generasi Muda Berbudaya dan Berwawasan
INFO BANDUNG BARAT — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bandung Barat bersama Paguyuban Mojang Jajak Kabupaten Bandung Barat resmi menggelar Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Bandung Barat 2025 pada Minggu (2/11/2025) di Imah Seniman Lembang. Ajang ini menjadi puncak seleksi panjang yang melibatkan perwakilan dari berbagai kecamatan, menampilkan potensi generasi muda di bidang budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 052/Kep. IX/2025, berikut pasangan pemenang Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Bandung Barat 2025:
- Dara Muthazhar (Padalarang) & Lutfi M. Rochman (Ngamprah) — Mojang Jajaka Pinilih
- Alma Syalum (Cipongkor) & Fajar Saputra (Lembang) — Mojang Jajaka Wakil 1
- Danella Jacinda (Parongpong) & Levi Nurjaman (Lembang) — Mojang Jajaka Wakil 2
- Farisa Juwita (Cipatat) & Rendi Agustian (Parongpong) — Mojang Jajaka Harapan 1
- Elliza Martina (Padalarang) & M. Pasha Aprilian (Padalarang) — Mojang Jajaka Harapan 2
- Syafira Arselin (Cipatat) & Asriadi Prihandika (Ngamprah) — Mojang Jajaka Harapan 3
- Anisa Tri (Padalarang) & Asriadi Prihandika (Ngamprah) — Mojang Jajaka Kameumeut
- Apris Amyllia (Cisarua) & Faishal Al Khairi Dzaka (Lembang) — Mojang Jajaka Parigel
- Sherin Dwi (Gununghalu) & Nur Iman Hari (Lembang) — Mojang Jajaka Kewes Gandes
- Deswa Putri (Lembang) & Muhammad Dahva Febri (Padalarang) — Mojang Jajaka Mimitran
Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, yang memberikan sambutan dan apresiasi kepada seluruh finalis. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa Mojang dan Jajaka tidak hanya menjadi ikon kecantikan dan ketampanan, tetapi juga harus memiliki karakter, wawasan, dan integritas.
“Mojang dan Jajaka harus menjadi representasi wajah Bandung Barat yang tidak hanya cantik dan gagah, tetapi juga berwawasan luas, cerdas, serta memiliki attitude yang baik. Mereka adalah duta budaya dan generasi muda yang membawa citra positif daerah,” ujar Jeje dalam sambutannya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung Barat, H. Asep Dendih menambahkan bahwa Pasanggiri Mojang Jajaka merupakan salah satu bentuk pengembangan sumber daya manusia di bidang kebudayaan dan pariwisata.
“Ajang ini adalah ruang bagi anak muda untuk menunjukkan inovasi dan rasa cinta terhadap budaya Sunda. Kami berharap para pemenang dapat berperan aktif sebagai duta budaya dan promosi pariwisata daerah,” tuturnya.
Sebelum malam puncak, seluruh finalis telah melalui serangkaian tahap seleksi mulai dari pra-karantina, karantina, hingga deep interview yang menilai kecerdasan, kepribadian, dan wawasan kebudayaan lokal.
Dengan selesainya Grand Final ini, para Mojang dan Jajaka terpilih akan mengemban tugas sebagai duta budaya dan pariwisata Bandung Barat periode 2025–2026. Mereka diharapkan mampu membawa semangat baru dalam mempromosikan potensi wisata dan mengembangkan ekonomi kreatif berbasis nilai budaya lokal.***
Reporter: Amel Rahma, Ayu Diah Nur’azizah
Editor: Ayu Diah Nur’azizah
2 Comments
Hallo min izin mengkonfirmasi.
Sebelumnya terimakasih atas pemberitaan tersebut saya sangat senang dan bangga, Tetapi untuk pemenang ke 2 yang benar itu atas nama ( Fajar Saputra – Kecamatan Lembang ). Terimakasih 😊🙏🏻
Terima kasih koreksinya, kang. Sudah kami revisi.