38°C
10/06/2026
Pariwisata

Bunker Batujajar, Wisata Sejarah Unik di Tengah Keindahan Waduk Saguling

  • Desember 28, 2025
  • 2 min read
Bunker Batujajar, Wisata Sejarah Unik di Tengah Keindahan Waduk Saguling

INFO BANDUNG BARAT — Berwisata ke bunker mungkin terdengar tidak biasa. Bangunan yang identik dengan fungsi pertahanan militer ini memang tidak dirancang sebagai objek wisata. Namun, di Bandung Barat terdapat sebuah bunker yang justru memiliki daya tarik tersendiri dan kini menjadi destinasi yang cukup populer, yakni Bunker Batujajar.

Bunker Batujajar terletak di Desa Manglid, Kecamatan Cangkorah, Kabupaten Bandung Barat. Lokasinya berada di kawasan Waduk Saguling, dikelilingi hamparan hijau dan panorama perairan. Perpaduan antara wisata sejarah dan keindahan alam membuat suasana di tempat ini terasa tenang sekaligus menyegarkan.

Bunker Batujajar menyimpan catatan sejarah yang cukup kelam. Berdasarkan buku Menyongsong Era Masyarakat Informasi Tahun 2000 karya Abdul Kadir (1985), pernah ditemukan gas mustard di dalam bunker ini. Gas beracun sisa Perang Dunia II tersebut berjumlah sekitar 47 ton dan disimpan dalam empat tangki yang ditanam di dalam bunker. Fakta ini menunjukkan peran strategis bunker dalam sejarah militer pada masanya.

Saat ini, Bunker Batujajar berada di bawah pengelolaan TNI Angkatan Darat dan sempat difungsikan sebagai lokasi latihan tembak serta latihan fisik prajurit. Seiring waktu, bunker ini direnovasi menjadi bangunan dua lantai dan dilestarikan sebagai situs bersejarah yang terbuka untuk umum.

Keunikan bentuk bangunan bunker yang berpadu dengan lanskap waduk menjadi daya tarik utama. Selain menjelajahi area bunker, pengunjung juga dapat menikmati wahana perahu untuk berkeliling Waduk Saguling. Dengan biaya sekitar Rp25.000 per orang, pengunjung dapat menyusuri waduk selama maksimal 30 menit, terutama menjelang matahari terbenam.

Menariknya, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk untuk mengunjungi Bunker Batujajar. Biaya yang perlu dikeluarkan hanya parkir, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. Dengan biaya yang relatif terjangkau, wisatawan dapat menikmati pengalaman wisata sejarah yang berpadu dengan keindahan alam.***


Penulis: Anggie Baeduri Aulia R

Editor: Ayu Diah Nur’azizah

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *