38°C
26/05/2026
Berita Daerah

Antisipasi Lonjakan Wisatawan saat Libur Idul Adha, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Lembang

  • Mei 26, 2026
  • 3 min read
Antisipasi Lonjakan Wisatawan saat Libur Idul Adha, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Lembang

INFO BANDUNG BARAT — Menjelang libur panjang Idul Adha dan long weekend, pihak kepolisian bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mulai melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan, khususnya di kawasan wisata Lembang.

KBO Satlantas Polres Cimahi, Bayu, mengatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional setelah periode Idul Adha. Langkah tersebut dilakukan karena pada hari raya masyarakat diperkirakan masih berada di rumah masing-masing, sementara arus wisata diprediksi meningkat setelahnya.

“Kami akan melihat kondisi di lapangan secara situasional. Jika ada titik yang padat, nanti akan dilakukan CB One Way sepenggal,” ujarnya.

Rekayasa lalu lintas itu diprioritaskan di jalur-jalur wisata utama di kawasan Lembang, di antaranya Jalan Kolonel Masturi, Jalan Setiabudi, hingga jalur menuju kawasan wisata lainnya yang kerap dipadati kendaraan saat musim liburan.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengatakan bahwa pemerintah daerah telah meninjau langsung kesiapan jalur wisata dan sejumlah objek wisata di Lembang menjelang libur panjang.

“Hari ini saya meninjau langsung kesiapan di lapangan, termasuk jalur-jalur menuju kawasan wisata di Lembang. Saya juga berkoordinasi dengan pihak Polres terkait kesiapan pengamanan dan rekayasa lalu lintas karena diprediksi akan sangat padat,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berlibur di Bandung Barat.

Menurut Jeje, lonjakan wisatawan kemungkinan besar akan terjadi karena periode libur Idul Adha tahun ini cukup panjang dan berdekatan dengan akhir pekan.

“Prediksi saya akan ada peningkatan pengunjung. Harapannya tentu ini baik untuk Bandung Barat karena banyak destinasi favorit wisatawan ada di sini. Tapi jalur menuju lokasi wisata juga harus dipastikan aman dan nyaman,” katanya.

Dari hasil pemantauan di sejumlah objek wisata, pengelola disebut mulai menambah personel untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung. Beberapa tempat wisata juga menyiapkan rekayasa arus kendaraan di area pintu masuk dan keluar.

Selain kepadatan lalu lintas, pemerintah daerah juga mewaspadai potensi bencana di jalur wisata, terutama longsor yang sempat terjadi di beberapa titik wilayah Bandung Barat.

Jeje mengatakan pihaknya telah memerintahkan dinas terkait untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan guna memantau kondisi wilayah rawan bencana.

“Ada beberapa titik longsor yang menjadi perhatian kami. Saya sudah meminta dinas terkait untuk terus memantau dan berkoordinasi agar bisa mengantisipasi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Terkait adanya laporan satu keluarga yang mengungsi akibat longsor di Kampung Andir, Jeje mengaku belum menerima laporan detail dan akan segera melakukan pengecekan lebih lanjut.

Meski demikian, ia berharap kondisi cuaca tetap mendukung sehingga masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan tenang.

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *