38°C
25/08/2026
Peristiwa

Pemblokiran Rekening Aktivis Pati Picu Aksi Gunting Kartu ATM Bank Mandiri

  • Agustus 26, 2026
  • 2 min read
Pemblokiran Rekening Aktivis Pati Picu Aksi Gunting Kartu ATM Bank Mandiri

INFO BANDUNG BARAT — Pemblokiran rekening milik aktivis Pati, Supriyono alias Botok, memicu reaksi di media sosial. Sejumlah nasabah Bank Mandiri bahkan mengunggah aksi menggunting kartu ATM sebagai bentuk protes.

Rekening tersebut disebut diblokir menjelang rencana aksi warga Pati di depan Gedung DPR RI. Rekening milik Botok diketahui digunakan untuk menyimpan dana pribadi sekaligus menampung donasi untuk mendukung kegiatan warga.

Saat pemblokiran dilakukan pada 21 Agustus 2026, saldo dalam rekening tersebut disebut mencapai sekitar Rp80,9 juta.

Kabar pemblokiran itu kemudian menyebar di media sosial dan memicu berbagai respons. Sejumlah warganet menyampaikan kritik kepada Bank Mandiri, sementara sebagian lainnya menyerukan aksi memindahkan dana dari bank tersebut.

Bank Mandiri Beri Penjelasan

Menanggapi polemik yang berkembang, Bank Mandiri menyatakan pemblokiran rekening dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum. Pihak Bank Mandiri menegaskan langkah tersebut telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Pemblokiran rekening itu pun disebut bukan sebagai tindakan sepihak dari pihak bank untuk menghambat aktivitas maupun rencana aksi warga Pati. Namun, penjelasan tersebut tetap memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah pengguna mempertanyakan pemblokiran rekening yang terjadi menjelang rencana aksi warga di Jakarta.

Nasabah Unggah Aksi Gunting Kartu ATM

Di tengah ramainya polemik tersebut, sejumlah unggahan memperlihatkan aksi nasabah yang menggunting kartu ATM Bank Mandiri. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes dan kekecewaan terhadap pemblokiran rekening aktivis Pati. Beberapa unggahan kemudian mendapat perhatian dan dibagikan kembali oleh pengguna media sosial lainnya.

Selain aksi menggunting kartu ATM, kritik terhadap Bank Mandiri juga ramai disampaikan melalui berbagai platform media sosial, termasuk kolom komentar akun resmi perusahaan. Polemik pemblokiran rekening aktivis Pati tersebut kemudian berkembang menjadi perbincangan mengenai kepercayaan dan rasa aman nasabah dalam menyimpan dana di lembaga perbankan.

Sementara itu, Bank Mandiri tetap menyatakan bahwa pemblokiran rekening dilakukan berdasarkan permintaan aparat penegak hukum dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *