38°C
05/05/2026
Berita Daerah

Amanah Agro Expo 2025 Ditutup, Produk Pertanian Bandung Barat Tembus Pasar Ekspor

  • Desember 15, 2025
  • 2 min read
Amanah Agro Expo 2025 Ditutup, Produk Pertanian Bandung Barat Tembus Pasar Ekspor

INFO BANDUNG BARAT — Bandung Barat Amanah Agro Expo 2025 resmi ditutup pada Sabtu malam (13/12/2025). Ajang perdana ini menjadi wadah temu antara petani, pelaku usaha, generasi muda, serta pemangku kepentingan dalam mendorong penguatan sektor pertanian Kabupaten Bandung Barat dari hulu hingga hilir.

Mengusung tema “Amanah Membangun Ketahanan Pangan dan Masa Depan Agri-Tech Bandung Barat”, Amanah Agro Expo menampilkan beragam produk unggulan lokal. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi selama pelaksanaan kegiatan, baik dari sisi kunjungan maupun transaksi produk.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan bahwa Amanah Agro Expo 2025 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari langkah awal membangun sektor pertanian daerah yang lebih kuat dan berdaya saing.

“Amanah Agro Expo ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja bersama untuk membangun pertanian Bandung Barat yang kuat, mandiri, dan berdaya saing,” kata Jeje dalam pidato penutupan kegiatan.

Jeje menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga mendorong hilirisasi, peningkatan nilai tambah produk, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar bagi petani.

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail mengapresiasi pelaksanaan Amanah Agro Expo 2025 yang dinilainya berhasil menampilkan potensi pertanian lokal dan menarik antusiasme masyarakat.

“Saya sangat terkesan dan merasa bahagia karena antusiasme masyarakat luar biasa. Alhamdulillah, produk yang diekspos di sini kebanyakan berasal dari Kabupaten Bandung Barat, khususnya sektor pertanian,” ujar Asep.

Asep juga menyoroti capaian ekspor komoditas pertanian Bandung Barat yang dinilai menjadi bukti daya saing produk lokal di pasar internasional.

“Salah satu yang kita banggakan, komoditas tanaman hias dari Bandung Barat bisa diekspor ke Amerika Serikat dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar sekali berangkat dan dilakukan rutin setiap dua minggu. Selain itu, kopi Bandung Barat juga sudah masuk pasar Korea, Amerika, Australia, hingga Eropa,” katanya.

Ke depan, sektor pertanian direncanakan menjadi salah satu prioritas program kerja Pemerintah Kabupaten Bandung Barat pada 2026, termasuk pengawalan sejak masa tanam. Sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat, Bandung Barat juga didorong menjadi wilayah prioritas penanaman kopi dan tanaman keras seperti alpukat sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di wilayah rawan longsor.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat diketahui telah menyiapkan dukungan bibit untuk sekitar 50 hektare lahan di Kabupaten Bandung Barat. Lokasi prioritas penanaman meliputi wilayah Lembang, Cisarua, Parongpong, serta wilayah selatan seperti Rongga, Cipongkor, dan Gununghalu yang selama ini dikenal rawan bencana longsor.

Amanah Agro Expo 2025 diharapkan menjadi titik awal penguatan ekosistem pertanian Bandung Barat yang berkelanjutan, berdaya saing, dan memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat.***

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *