38°C
03/02/2026
Hiburan

Dulu Ditunggu Setiap Sore, Ini Sinetron Anak yang Bikin Kangen Masa Kecil

  • Desember 20, 2025
  • 2 min read
Dulu Ditunggu Setiap Sore, Ini Sinetron Anak yang Bikin Kangen Masa Kecil

INFO BANDUNG BARAT — Bagi anak-anak yang tumbuh pada era 2000-an, sinetron anak menjadi hiburan wajib sepulang sekolah. Saat itu, gawai dan media sosial belum akrab dalam keseharian. Yang ada hanyalah televisi di ruang keluarga dan rasa antusias menunggu acara favorit dimulai. Hingga kini, judul-judul sinetron tersebut masih kerap menghadirkan senyum nostalgia ketika diingat kembali.

Siapa yang dulu pernah berharap memiliki kaos kaki ajaib seperti Eneng? Sinetron Eneng dan Kaos Kaki Ajaib yang tayang sekitar 2007 sempat sangat populer di kalangan anak-anak. Ceritanya sederhana, berkisah tentang Eneng dan kaus kakinya yang mampu membantu dalam situasi tertentu. Meski mengandung unsur keajaiban, sinetron ini tetap dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak dan konsisten menyampaikan pesan tentang pentingnya berusaha, tanpa sepenuhnya bergantung pada hal magis.

Sinetron Doo Bee Doo yang tayang sekitar 2006 juga mudah diingat berkat tingkah lucu bayi Sheyna yang kerap membuat penonton gemas di setiap episode. Ceritanya ringan dan sarat komedi keluarga. Menariknya, sinetron ini turut dibintangi Raffi Ahmad, jauh sebelum dikenal luas seperti sekarang.

Jika membicarakan sinetron anak yang berbeda dari yang lain, Ronaldowati patut disebut. Tayang sekitar 2008, sinetron ini mengisahkan seorang anak perempuan yang gemar dan piawai bermain sepak bola. Gaya rambut khas serta sikap percaya diri tokohnya menjadi ciri tersendiri. Ronaldowati menyampaikan pesan bahwa anak perempuan bebas bermimpi dan berprestasi di bidang apa pun, termasuk yang kala itu identik dengan anak laki-laki.

Sinetron Si Entong yang tayang sekitar 2005 juga meninggalkan kesan mendalam. Ceritanya mengangkat kehidupan sehari-hari Entong bersama keluarga dan teman-temannya, dengan latar budaya Betawi yang kental. Logat khas Betawi, kepolosan tokoh Entong, serta konflik yang sederhana membuat sinetron ini terasa hangat sekaligus menghibur. Menariknya, kisah Si Entong tidak berhenti di layar sinetron. Hingga kini, karakter Entong masih dikenal oleh generasi baru melalui serial animasi Si Entong. Dengan tampilan visual yang lebih segar dan cerita yang disesuaikan dengan anak-anak masa kini, serial ini tetap membawa pesan tentang kebaikan, kesederhanaan, dan pentingnya menghormati orang tua.

Jika diingat kembali, sinetron anak pada masa itu memang sederhana, tetapi mampu menghadirkan kesan mendalam. Tayangan-tayangan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menyelipkan nilai-nilai yang mudah dipahami anak-anak.


Penulis: Anggie Baeduri Aulia R

Editor: Ayu Diah Nur’azizah

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *