Persib Bandung Tolak Berikan Izin Konser Sheila On 7 di Stadion GBLA
INFO BANDUNG BARAT—Rencana pelaksanaan konser grup musik legendaris Sheila On 7 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) terancam batal digelar. Hal tersebut mencuat setelah Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, menegaskan bahwa Persib selaku pihak pengelola sah tidak memberikan izin pemakaian stadion untuk kegiatan non-olahraga tersebut. Pihak manajemen berkomitmen penuh untuk memprioritaskan fungsi stadion demi kepentingan klub.
“Tidak ada lapangan GBLA dipakai konser, itu bohong, tidak ada. Tidak ada konser, GBLA kita urus dan semuanya untuk kebaikan Persib,” ujar Umuh dengan nada tegas saat ditemui dalam acara peluncuran jersi baru Persib di Kota Bandung.
Tur konser bertajuk Tunggu Aku Di tersebut pada mulanya dijadwalkan berlangsung di Stadion Siliwangi. Namun, pihak promotor secara mendadak mengumumkan pemindahan lokasi acara ke Stadion GBLA yang memiliki kapasitas bangku penonton jauh lebih besar. Umuh Muchtar menyayangkan langkah sepihak tersebut karena hingga saat ini tidak ada komunikasi resmi maupun surat permohonan tertulis yang masuk ke meja manajemen Persib Bandung terkait rencana konser yang sedianya dihelat pada 28 September itu.
Klaim Sepihak Promotor dan Kekhawatiran Kerusakan Rumput Stadion
Pihak manajemen Persib Bandung juga melabeli klaim sepihak dari promotor konser Sheila On 7 di berbagai media massa sebagai informasi yang tidak valid atau hoaks. Menurut Umuh, klaim bahwa perizinan tempat sudah rampung adalah pernyataan sepihak yang menyesatkan publik karena belum ada keputusan final dari jajaran direksi Persib selaku pemegang hak kelola stadion.
Manajemen menaruh kekhawatiran besar terhadap potensi kerusakan infrastruktur vital stadion, terutama kualitas rumput lapangan, apabila dipaksakan untuk menampung ribuan penonton konser musik. Stadion berkapasitas 38 ribu tempat duduk tersebut saat ini sedang dipersiapkan secara intensif untuk menjadi markas utama (homebase) skuad Maung Bandung dalam mengarungi kompetisi kasta tertinggi Liga 1 musim 2024/2025.
Polemik Tiket dan Status Hak Kelola Pemerintah Kota
Mengenai ribuan tiket yang dilaporkan telah habis terjual, Umuh Muchtar mendesak pihak promotor untuk bertanggung jawab penuh secara hukum dan finansial kepada para calon penonton. Manajemen Persib Bandung menegaskan tidak terlibat dan tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang timbul dari aktivitas komersial tersebut karena sejak awal tidak pernah memberikan lampu hijau bagi pelaksanaan acara di kawasan GBLA.
Persib Bandung berkomitmen menjaga amanat publik setelah secara resmi menerima penyerahan hak pengelolaan penuh aset Stadion GBLA dari Pemerintah Kota Bandung. Pihak klub saat ini sedang mengalokasikan anggaran besar untuk melakukan pembenahan, perbaikan fasilitas, serta perawatan rumput agar stadion kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut tampil lebih representatif saat menggelar laga kompetisi resmi, sehingga sangat disayangkan jika harus rusak kembali akibat kegiatan di luar sepak bola.