38°C
29/06/2026
Peristiwa

Lagi, Keracunan Massal Guncang KBB, 80 Warga Laksanamekar Padalarang Jadi Korban Usai Santap Nasi Boks

  • Juni 26, 2024
  • 2 min read
Lagi, Keracunan Massal Guncang KBB, 80 Warga Laksanamekar Padalarang Jadi Korban Usai Santap Nasi Boks

INFO BANDUNG BARAT – Kasus luar biasa terkait keamanan pangan kembali mengguncang wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kali ini, sebanyak 80 warga Perumahan Tipar RW 17, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, dilaporkan mengalami gejala keracunan massal.

Puluhan warga tersebut mendadak tumbang dengan keluhan medis serupa setelah mengonsumsi hidangan nasi boks dari acara tasyakuran khitanan salah seorang warga pada Minggu (23/6/2024) sore.

11 Warga Masih Menjalani Perawatan Intensif di Rumah Sakit

Camat Padalarang, Agus Achmad Setiawan, mengonfirmasi bahwa gelombang warga yang mengeluhkan gangguan pencernaan terus didata oleh pihak kecamatan dan puskesmas setempat.

“Sampai saat ini tercatat ada 80 orang (korban). Yang dirawat masih 11 orang,” ungkap Agus saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (26/6/2024).

Sebelumnya, puluhan warga yang terdampak sempat dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan dan rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis darurat. Dari total 80 korban, sebanyak 11 pasien di antaranya hingga kini masih harus menjalani perawatan intensif di RS Dustira, Rumah Sakit Immanuel, IMC, dan RS Kasih Bunda akibat kondisi fisik yang lemas.

Gejala Muncul Berkejaran, Pemerintah Buka Posko Darurat

Efek samping dari hidangan hajatan tersebut tidak langsung dirasakan seketika. Warga baru mulai mengeluhkan gejala klinis seperti mual, pusing, diare akut, dan gangguan pencernaan lainnya secara bertahap sejak Senin (24/6/2024), atau sehari setelah acara berlangsung.

“Mulai terasanya pada hari Senin. Kemudian hingga Selasa dan hari ini, jumlah warga yang mengeluh mual semakin bertambah. Untuk mengantisipasi adanya penambahan jumlah korban, kami membuka posko kesehatan darurat di rumah ketua RW setempat,” papar Agus.

150 Kotak Makanan Tersebar, Sampel Diuji Laboratorium

Berdasarkan keterangan dari pihak penyelenggara hajat, total nasi boks yang dimasak dan dibagikan kepada kerabat serta tetangga sekitar adalah sebanyak 150 kotak. Adapun menu atau item makanan di dalam nasi boks tersebut terdiri atas nasi putih, olahan ayam, telur balado, mi goreng, dan capcai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak otoritas kesehatan belum bisa menyimpulkan jenis bakteri atau kandungan zat berbahaya yang memicu keracunan massal ini.

“Sampai sekarang kita belum tahu penyebab pastinya dari mana. Untuk menelusuri hal itu, sampel makanan di dalam nasi boks sudah diambil oleh petugas untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Jadi, kita tunggu bersama hasilnya,” pungkas Agus.

About Author

Ayu Diah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *