38°C
05/05/2026
Budaya Lifestyle Lingkungan Hidup

Musim Kemarau, Warga Cirata Panen Padi dan Belalang Sekaligus

  • Agustus 3, 2025
  • 2 min read
Musim Kemarau, Warga Cirata Panen Padi dan Belalang Sekaligus

INFO BANDUNG BARAT–Musim kemarau di Cirata, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, bukan hanya menjadi waktu panen bagi para petani padi, tetapi juga musim panen belalang yang sudah menjadi tradisi masyarakat sekitar.

Belalang dikenal sebagai salah satu hama tanaman padi. Namun ketika musim panen tiba, jumlah belalang justru meningkat di area persawahan dan menjadi sumber pangan alternatif bagi warga.

Belalang-belalang tersebut biasa ditangkap pada malam hari, terutama saat padi sudah dipanen. Warga menggunakan obor sebagai penerang untuk menyisir pematang dan semak-semak di sekitar sawah.

Saatos panèn teras ngarala simeut. Soalna pami teu acan panèn mah kan ngalana bilih reksak kana parè” ujar Bunda Rivaldy, salah satu warga Cirata.

Setelah ditangkap, belalang kemudian dibersihkan dan digoreng kering. Proses pengolahan ini dilakukan dengan bumbu sederhana seperti garam, bawang putih, dan daun jeruk. Hasilnya adalah camilan gurih bertekstur renyah yang kaya protein. Namun menurut Bunda Rivaldy, tak sedikit warga yang memasaknya menjadi menu masakan lain seperti belalang balado.

“Bukan cuma digoreng gini, biasanya dimasak jadi balado juga,” tambahnya.

Meskipun Cirata lebih dikenal karena keberadaan Waduk Cirata sebagai sumber pembangkit listrik tenaga air, wilayah ini juga memiliki aktivitas agraris yang kuat. Tradisi berburu belalang saat panen padi menjadi bagian dari keseharian warga yang menyatu dengan alam.

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *