38°C
21/03/2026
Pariwisata

Wisata Alam Sanghyang Heuleut, Talaga Suci di Balik Tebing Purba Bandung Barat

  • Desember 28, 2025
  • 2 min read
Wisata Alam Sanghyang Heuleut, Talaga Suci di Balik Tebing Purba Bandung Barat

INFO BANDUNG BARAT — Di balik perbukitan dan hutan lebat Bandung Barat, tersimpan sebuah destinasi wisata alam yang tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga sarat nilai sejarah dan mitos. Tempat tersebut adalah Sanghyang Heuleut, yang berlokasi di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Sanghyang Heuleut berada di kawasan PLTA Saguling dan berbentuk sebuah telaga kecil dengan kedalaman sekitar tiga meter. Airnya yang jernih berasal dari aliran Sungai Citarum dan mengalir tenang di antara tebing-tebing batu yang menjulang tinggi. Lingkungan sekitar yang masih alami, berpadu dengan hutan dan tebing terjal, menciptakan suasana sejuk, sunyi, dan menenangkan.

Situs Purba dengan Keunikan Geologis

Secara geologis, Sanghyang Heuleut termasuk dalam kawasan situs purba yang memiliki keunikan tersendiri. Lokasi ini merupakan bagian dari fitur geologis yang dikenal dengan sebutan “Sanghyang”. Selain Sanghyang Heuleut, terdapat beberapa lokasi sanghyang lain yang berdekatan, seperti Sanghyang Tikoro, Sanghyang Poek, dan Sanghyang Kenit. Keempatnya menjadi bukti kekayaan geologi sekaligus daya tarik wisata alam di kawasan Rajamandala.

Kata sanghyang merujuk pada sesuatu yang dianggap suci, sementara heuleut dalam bahasa Sunda berarti jeda atau batas antara dua waktu. Gabungan makna tersebut kerap dimaknai sebagai simbol peralihan, sehingga Sanghyang Heuleut dipercaya sebagai ruang pertemuan antara dua alam.

Mitos Tempat Mandi Para Bidadari

Selain keindahan alam dan nilai geologisnya, Sanghyang Heuleut juga lekat dengan cerita rakyat yang hidup di tengah masyarakat. Konon, telaga ini dipercaya sebagai tempat mandi para bidadari. Mitos tersebut memperkuat kesan sakral dan magis yang menyelimuti kawasan ini. Tak sedikit pengunjung yang datang bukan hanya untuk berwisata, tetapi juga untuk merasakan ketenangan dan nuansa spiritual yang khas.

Aktivitas Wisata dan Informasi Kunjungan

Bagi wisatawan, Sanghyang Heuleut menawarkan pengalaman alam yang menyegarkan. Pengunjung dapat bermain air atau berenang di telaga. Namun, mengingat kedalaman telaga yang cukup dalam, penggunaan pelampung sangat dianjurkan demi keselamatan.

Adapun informasi kunjungan ke Sanghyang Heuleut sebagai berikut:

● Jam operasional: 08.00–16.00 WIB

● Harga tiket masuk: Rp10.000

Dengan biaya yang terjangkau, pengunjung dapat menikmati keindahan alam, kesejukan udara, serta suasana eksotis yang jarang ditemui di tempat lain. Sanghyang Heuleut menjadi perpaduan antara keindahan geologi, nilai sejarah, dan mitos budaya yang masih hidup di tengah masyarakat.***


Penulis: Anggie Baeduri Aulia R

Editor: Ayu Diah Nur’azizah

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *