38°C
25/08/2026
Peristiwa

Update Keracunan Massal KBB: Korban Melejit Jadi 112 Orang, Dinkes Amankan Sampel ‘Fried Chicken’ dan Saus

  • Juni 25, 2024
  • 2 min read
Update Keracunan Massal KBB: Korban Melejit Jadi 112 Orang, Dinkes Amankan Sampel ‘Fried Chicken’ dan Saus

INFO BANDUNG BARATGrafik jumlah korban keracunan massal di Sekolah Dasar (SD) Negeri Gandasari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dilaporkan terus mengalami lonjakan. Ratusan korban yang terdiri atas siswa-siswi dan orang tua murid tersebut mengalami gejala klinis serupa usai menyantap hidangan dalam acara pelepasan siswa kelas 6 pada Senin (24/6/2024) siang.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat yang diterima oleh redaksi Info Bandung Barat pada Selasa (25/6/2024) pukul 19.59 WIB, jumlah warga yang mengeluhkan gejala keracunan kini membengkak menjadi 112 orang dari yang sebelumnya tercatat sebanyak 93 orang.

Distribusi Perawatan Medis Korban di Berbagai Faskes

Pihak otoritas kesehatan bergerak cepat melakukan triase dan mendistribusikan penanganan para korban ke sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di sekitar wilayah Sindangkerta dan Cililin dengan perincian sebagai berikut:

  • Puskesmas Sindangkerta: Merawat sebanyak 92 orang. Setelah dilakukan penanganan darurat, sebanyak 86 pasien diizinkan pulang untuk menjalani rawat jalan, sedangkan 7 pasien lainnya terpaksa dirujuk ke RSUD Cililin akibat kondisi yang membutuhkan observasi intensif.

  • Klinik dr. Yoga: Menangani sebanyak 9 orang. Sebanyak 5 pasien di antaranya sudah diperbolehkan pulang ke rumah, sementara 4 pasien lainnya dirujuk ke RSUD Cililin.

  • Faskes Swasta Lainnya: Sebanyak 11 korban menjalani perawatan tersebar di Klinik Sikembar (6 orang), Bidan Praktik Mandiri (BPM) Bd. Hj. Eneng (1 orang), Klinik Permata Hati (1 orang), dan Klinik Dokter Taufik (3 orang).

140 Paket Makanan Tersebar, Sampel Diuji Laboratorium

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Eriska Hendrayana, mengonfirmasi bahwa tim epidemiologi telah diterjunkan ke lapangan untuk mengamankan barang bukti. Petugas medis mengambil sampel sisa makanan serta sampel biologis dari para korban untuk melacak penyebab pasti kedaruratan medis ini.

“Nasi, fried chicken (ayam goreng tepung), dan saus, sampelnya sudah diambil, berikut muntahan dari korban,” ujar Eriska saat memberikan keterangan resmi.

Eriska menambahkan bahwa berdasarkan hasil penelusuran tim di lapangan, total terdapat 140 paket konsumsi yang telah didistribusikan dan disebarkan kepada para siswa serta tamu undangan yang menghadiri acara perpisahan sekolah tersebut.

Sumber Dugaan Keracunan

Sama seperti laporan awal, para korban mulai mengeluhkan gejala mual, pusing, muntah, hingga diare akut selang beberapa jam pascamengonsumsi menu hidangan ayam goreng tepung beserta saus sambalnya.

Diketahui, pihak panitia sekolah memesan menu ayam goreng tersebut dari pedagang lokal di sekitar lingkungan sekolah, sedangkan untuk menu nasi putih dimasak dan disediakan secara mandiri oleh pihak sekolah.

About Author

Ayu Diah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *