38°C
30/09/2026
Teknologi

Baru Diresmikan KDM, Proyek AI Jatiluhur Dihentikan

  • September 30, 2026
  • 2 min read
Baru Diresmikan KDM, Proyek AI Jatiluhur Dihentikan

INFO BANDUNG BARAT — Proyek pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) milik BDx Data Centers di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dihentikan sementara oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penghentian ini menjadi sorotan setelah sejumlah persyaratan pembangunan, termasuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dipertanyakan.

Padahal, proyek yang diperkirakan bernilai investasi Rp3,5 triliun tersebut sebelumnya telah diresmikan melalui seremoni peletakan batu pertama yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM pada 22 September 2026.

Keputusan penghentian sementara diambil setelah KDM melakukan inspeksi ke lokasi pembangunan pada 28 September 2026. Pemerintah menyoroti sejumlah persyaratan yang masih dalam proses dan meminta agar kelengkapan perizinan dipenuhi sebelum pembangunan dilanjutkan.

AMDAL dan PBG Belum Rampung

Persoalan perizinan menjadi salah satu perhatian utama dalam penghentian sementara proyek tersebut. AMDAL diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengkaji dampak lingkungan dari suatu kegiatan pembangunan, sedangkan PBG merupakan persetujuan yang diperlukan untuk mendirikan bangunan sesuai ketentuan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta agar seluruh persyaratan tersebut diselesaikan. Proses penerbitan AMDAL dan PBG sendiri berada dalam kewenangan pemerintah kabupaten sesuai ketentuan yang berlaku.

Penghentian sementara ini bukan berarti proyek dibatalkan. Pembangunan dapat dilanjutkan setelah persyaratan yang diperlukan dipenuhi.

Kebutuhan Air Jadi Perhatian

Selain persoalan perizinan, kebutuhan air untuk operasional pusat data juga menjadi perhatian pemerintah. Fasilitas pusat data membutuhkan air untuk berbagai keperluan, termasuk sistem pendinginan perangkat komputasi.

Kebutuhan air proyek tersebut diperkirakan mencapai sekitar 6.000 meter kubik per hari pada tahap awal. Seiring pengembangan fasilitas, kebutuhan air diproyeksikan meningkat hingga 384 liter per detik atau sekitar 33 juta liter per hari.

Besarnya kebutuhan air tersebut memunculkan perhatian terhadap ketersediaan sumber daya air, terutama bagi masyarakat dan sektor pertanian di sekitar kawasan Jatiluhur.

KDM meminta agar kebutuhan air proyek dihitung secara matang sehingga tidak mengganggu alokasi air untuk pertanian. Pemerintah juga perlu memastikan pemanfaatan air mengikuti ketentuan dan kewenangan yang berlaku.

Investasi dan Perlindungan Lingkungan

Proyek pusat data AI Jatiluhur merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur teknologi yang membutuhkan investasi besar. Namun, pembangunan fasilitas berskala besar juga perlu memperhatikan kelengkapan perizinan, dampak lingkungan, serta kebutuhan sumber daya air.

Penghentian sementara proyek ini memperlihatkan pentingnya penyelesaian persyaratan pembangunan sebelum kegiatan dilanjutkan. Di tengah rencana pengembangan teknologi dan investasi, kepastian AMDAL, PBG, serta ketersediaan air menjadi aspek yang perlu diperhatikan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa penghentian tersebut bersifat sementara. Proyek dapat dilanjutkan setelah seluruh persyaratan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

About Author

Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *