Jalan Rusak 11 Tahun di Saguling Mulai Diperbaiki, Jeje Siapkan Rp4 Miliar
INFO BANDUNG BARAT — Setelah bertahun-tahun menjadi akses yang sulit dilalui, ruas Jalan Purabaya-Jati di Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, mulai mendapat penanganan. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengalokasikan Rp4 miliar untuk memperbaiki bagian jalan yang mengalami kerusakan.
Perbaikan tersebut dilakukan secara bertahap dengan konstruksi beton. Pada tahap pertama, pemerintah mengerjakan ruas sepanjang 934,5 meter yang terbagi dalam dua segmen.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail melihat langsung perkembangan pekerjaan tersebut pada Senin (10/8/2026) malam. Dalam kunjungannya, Jeje menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat karena perbaikan baru dapat dilakukan tahun ini.
“Alhamdulillah hari ini kami meninjau ruas Jalan Purbaya-Jati, Kecamatan Saguling yang katanya sudah sekitar 10 tahun rusak berat. Kami memohon maaf pada warga karena baru di tahun ini bisa melaksanakan perbaikan,” ujar Jeje.
Ruas Purabaya-Jati sendiri memiliki panjang lebih dari 13 kilometer. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Bandung Barat, sekitar 6,8 kilometer jalan berada dalam kondisi baik.
Namun, masih terdapat 1,25 kilometer jalan yang masuk kategori rusak ringan, 132 meter rusak sedang, serta sekitar 4,8 kilometer mengalami kerusakan berat.
Karena cakupan kerusakan cukup panjang, pemerintah tidak menargetkan seluruh ruas selesai dalam satu tahap. Jeje mengatakan pembangunan akan diteruskan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
“Ini tahap pertama dengan panjang jalan rusak yang diperbaiki sepanjang 934,5 meter. Kerusakannya itu lumayan panjang, jadi nanti akan dilanjutkan perbaikannya,” kata Jeje.
Untuk membuat seluruh Jalan Purabaya-Jati berada dalam kondisi baik, kebutuhan anggarannya diperkirakan mencapai Rp24 miliar. Anggaran tersebut nantinya digunakan untuk melanjutkan penanganan pada bagian jalan yang masih mengalami kerusakan.
Jeje juga menyoroti persoalan drainase. Menurutnya, kualitas jalan tidak cukup hanya mengandalkan konstruksi beton apabila saluran air di sisi jalan tidak ditangani dengan baik.
“Ini juga nanti saya minta Pak Sekdis didata dainase-drainase harus dipikirkan, kalau tidak nanti pasti akan rusak-rusak. Tapi kualitas betonnya ini sudah sangat bagus,” ujarnya.
Perbaikan jalan di Saguling menjadi salah satu bagian dari upaya Pemkab Bandung Barat memperluas pembangunan infrastruktur hingga wilayah selatan. Jeje menilai kawasan yang berada di bagian terluar Bandung Barat masih membutuhkan perhatian lebih dalam pembangunan.
“Khususnya yang terluar dari Bandung Barat ini memang kesulitan dalam pembangunan infrastruktur. Untuk itu, kami berkomitmen untuk bisa melakukan pembangunan secara menyeluruh, tidak hanya di daerah utara saja, tapi seluruh wilayah Bandung Barat agar semua masyarakat bisa merasakan dampaknya,” tutur Jeje.
Menurut Jeje, pembangunan infrastruktur juga berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar mobilitas sekaligus mendukung pergerakan ekonomi di wilayah tersebut.
“Perbaikan jalan ini tentunya akan meningkatkan ekonomi daerah masing-masing, dan itu sangat penting dilakukan,” pungkasnya.
Perbaikan Jalan Purabaya-Jati kini menjadi harapan baru bagi warga yang selama bertahun-tahun harus melewati jalur dengan kondisi rusak. Meski belum seluruh ruas ditangani, pemerintah memastikan pembenahan akan dilanjutkan secara bertahap.