38°C
16/04/2026
Berita Daerah

Mobilitas di Bandung Barat Naik, Penumpang Stasiun Gadobangkong Tumbuh 19 Persen

  • Februari 10, 2026
  • 2 min read
Mobilitas di Bandung Barat Naik, Penumpang Stasiun Gadobangkong Tumbuh 19 Persen

INFO BANDUNG BARAT — Mobilitas masyarakat di Kabupaten Bandung Barat terus meningkat seiring penguatan layanan Commuter Line, tercermin dari lonjakan jumlah penumpang di Stasiun Gadobangkong yang naik sekitar 19 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Data operasional menunjukkan bahwa sejak 1–8 Februari 2026, tercatat 7.016 orang naik di Stasiun Gadobangkong, peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Stasiun yang terletak di Kecamatan Ngamprah ini memiliki posisi strategis karena berada di pusat pemerintahan, administrasi, dan pusat perekonomian Kabupaten Bandung Barat, sehingga menjadi akses penting bagi pergerakan harian warga.

Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter Area 2 Bandung, menyatakan bahwa peningkatan layanan ini merupakan respons terhadap kebutuhan warga yang terus berkembang. Ia menegaskan bahwa masukan masyarakat di wilayah barat telah dipetakan untuk mendorong penguatan layanan secara bertahap, termasuk penataan infrastruktur dan peningkatan kenyamanan operasional.

Bangunan baru Stasiun Gadobangkong yang mulai dioperasikan pada 1 Februari 2026 menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya mobilitas. Stasiun tersebut hadir dengan fasilitas yang diperbarui untuk mengakomodasi pertumbuhan jumlah penumpang, terutama mereka yang beraktivitas menuju pusat kegiatan di Bandung Raya dan sekitarnya.

Tren peningkatan penumpang ini juga mencerminkan tingginya kebutuhan transportasi publik berbasis rel di kawasan Bandung Raya secara keseluruhan. Sepanjang Januari 2026, layanan Commuter Line Bandung Raya mencatat total pengguna mencapai hampir 1 juta orang, atau naik sekitar 11 persen dibanding Januari tahun sebelumnya, menunjukkan pertumbuhan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi rel.

Selain itu, penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line yang mulai berlaku pada awal Februari diharapkan bisa menjaga keseimbangan antara kebutuhan mobilitas tinggi masyarakat dengan kenyamanan penumpang. KAI Commuter bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan juga berencana untuk terus mengoperasikan lebih banyak infrastruktur stasiun baru secara bertahap di wilayah Bandung Raya.

Peningkatan jumlah penumpang di Stasiun Gadobangkong menjadi salah satu indikator bahwa transportasi rel semakin menjadi pilihan utama warga Bandung Barat dalam menunjang kehidupan sehari‑hari, baik untuk bekerja, sekolah, maupun kegiatan ekonomi.***

About Author

Ayu Diah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *