38°C
21/05/2026
Budaya

Peresmian “Riksa Wisesa” di Museum Pajajaran Jadi Tonggak Baru Pelestarian Budaya Sunda

  • Februari 9, 2026
  • 2 min read
Peresmian “Riksa Wisesa” di Museum Pajajaran Jadi Tonggak Baru Pelestarian Budaya Sunda

INFO BANDUNG BARAT — Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan RI meresmikan pameran bertajuk Riksa Wisesa, Jejak Pajajaran: Kuasa, Pusaka, dan Ajaran Sunda di Museum Pajajaran, kawasan Bumi Ageng Batutulis, Kota Bogor, pada Kamis, (5/2/2026). Pameran ini menjadi langkah awal pengaktifan kembali museum sebagai pusat informasi sejarah dan budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Wali Kota Bogor Dedie Rachim, serta jajaran pejabat Kementerian Kebudayaan dan Provinsi Jawa Barat. Fadli Zon menegaskan bahwa pameran ini merupakan pijakan penting untuk membangun Museum Pajajaran yang lebih komprehensif, termasuk menampilkan narasi sejarah awal Tanah Sunda.

Pameran dan aktivasi Museum Pajajaran ini bisa menjadi langkah pertama kita untuk membuat satu museum yang lebih komprehensif… termasuk kehidupan sejarah Kota Bogor dan wilayah sekitarnya yang bisa digambarkan di museum ini,” ujar Fadli Zon dalam sambutannya.

Pameran memamerkan sekitar 60 koleksi pusaka, antara lain kujang, keris, dan golok, yang menjadi bagian dari warisan budaya Sunda. Fadli Zon juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan seniman, budayawan, dan lembaga lain, termasuk kemungkinan pinjaman koleksi dari Museum Nasional untuk memperkaya isi museum.

Sebagai bagian dari pengembangan fasilitas, pemerintah berencana membangun amphitheater di sisi gedung museum agar ruang pamer juga bisa menjadi arena kegiatan budaya seperti kesenian wayang, angklung, dan ekspresi budaya tak benda lainnya.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyambut baik dukungan pemerintah pusat dan provinsi terhadap revitalisasi museum dan pelestarian budaya Sunda. Ia berharap pengintegrasian Prasasti Batutulis dengan Museum Pajajaran dapat menciptakan ruang edukasi yang menarik bagi generasi muda dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bogor.

Semoga generasi muda lebih mengenal budaya Sunda, kesenian Sunda, serta berbagai hasil yang telah dihadirkan oleh para tokoh hebat di masa lalu,” ucap Dedie Rachim di hadapan para tamu undangan.

Pameran “Riksa Wisesa” bukan hanya menjadi ajang pameran artefak, tetapi juga memperkuat peran Museum Pajajaran sebagai pusat pelestarian identitas budaya lokal sekaligus sarana pendidikan sejarah yang relevan bagi masyarakat Bogor dan Jawa Barat. ***

About Author

Ayu Diah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *